Kamis, 26 September 2013

SYIRIK PERBUATAN YANG DIMURKAI ALLAH

Dosa seorang hamba walaupun sebanyak buih di lautan dan setinggi gunung, asalkan meminta ampunan-Nya pasti akan diampuni oleh-Nya kecuali perbuatan syirik

Dan syirik itu merepakan dosa yang paling besar. Sebagaimana firman Allah di dalam QS An Nisaa 4 : 116 yaitu :

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا [٤:١١٦]

Yang artinya , " Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya."

Ziarah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw terutama kepada kedua orangtua kandung, atau family. Selain ke tempat itu harus berhati-hati, karena salah niat sedikit saja maka, segala amal ibadah yang telah dikumpulkan akan hilang lenyap dalam sekejap. Dan segala harta bendanya dan anak2nya ditolak Allah, kerena sudah memutuskan diri berhubungan dengan Allah.

Banyak manusia yang terjebak di sini, kalau ziarah hanya sekadar menghormati dan bertanya apa yang pernah dilakukan oleh yang diziarahi, kemudian sepulang dari ziarah diteruskan perjuangannya, itulah yang benar ( yang penting tidak menympang dari syari'at agama yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar