Kamis, 31 Oktober 2013

TAHUN BARU HIJRIYAH

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, Salam dan bahagia .

Saudaraku marilah kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah dengan mengikuti ajaran atau tuntunan yang telah disampaikan oleh Rasul-Nya Nabi Muhammad saw. Taqwa nya itu bukan hanya di bibir saja akan tetapi harus dibuktikan dengan perbuatan-perbuatan yang nyata sesuai dengan yang telah disyariatkan oleh Allah melalui agama yang lurus, yaitu agama Islam.

Bulan Dzulhijah sebentar lagi akan meninggalkan kita, disambut dengan bulan Muharam. Tanggal 1 Muharam merupakan hadirnya Tahun Baru Hijriyah, tahun baru umat Islam di seluruh dunia. Dan mari kita syukuri bersama , kata masih diberi umur panjang , sehingga kita masih bisa bertemu dengan Tahun Baru Hijriyah dengan selamat, sehat dan sejahtera. terutama kita masih diberikan nikmat Iman dan Islam.

Untuk hal itu marilah kita songsong, kita sambut datangnya Tahun Baru Hijriyah untuk membangkitkan kembali semangat beribadah kepada Allah dengan mengikuti tuntunan  Rasul-Nya , untuk menegakkan agama yang telah Allah pilihkan buat kita semua, dengan ikhlas dan rido hanya untuk-Nya dan berbakti kepada-Nya .

Bulan Muharam merupakan awal bulan Tahun Baru Hijriyah , bulan yang sangat terpuji. Rasulullah saw sendiri menjelaskan bahwa bulan Muharam ini merupakan bulan Allah , sebagaimana sabda Nabi saw yang artinya " Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah yang kalian menyebutnya bulan Muharam "

Oleh karena itu mari kita songsong kedatangan Tahun Baru Hijriyah dengan meningkatkan amal kebajikan kita sesuai dengan arti yang terkandung di dalam Tahun Hijriyah. Khalifah Umar bin Khattab ra telah menetapkan agar seluruh umat Islam senantiasa mengenang Tahun Baru Hijriyah, karena pada tahun itu salah satu usaha Nabi saw hijrah atau berpindah tempat dari Makah ke Madinah demi menegakkan agama Allah .

Di setiap awal Tahun Baru Hijriyah mari kita bersama merenung sejenak mengkaji diri kita , sudah sejauh mana perbuatan-perbuatan yang telah kita kerjakan, apakah banyak yang sesuai dengan aturan main Allah dan Rasul-Nya, atau seballiknya. Sudah sebanyak apakah amal kebajikan yang kita tebarkan demi kemaslahatan umat, baik di keluarga kita, tetangga kita, rekan-rekan kita , sahabat dan handai taulan kita atau bahkan secara umum, apakah semuanya itu ikhlas karena Allah, atau hanya sekedar untuk mencapai tujuan pribadinya atau golongannya saja. Allah sungguh sangat mengetahui semuanya itu.

Jadikan pembelajaran apa yang telah dilakukan selama setahun yang silam, yang buruknya kita kikis habis, yang baiknya kita pertahankan, harus dijadikan modal dasar untuk menata meniti apa yang harus dilakukan untuk satu tahun mendatang, dengan berpedoman harus menjadi orang yang beruntung di sisi Allah.

Dengan semangat Tahun Baru Hijriyah, bangkitkan semangat perjuangan kita di dalam menjalani roda kehidupan yang penuh dengan ujian dan cobaan , kokohkan pendirian kita, jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal yang sepele yang akan merusak kadar keimanan dan keislaman kita. Teguhkan pendirian dengan meyakini apa yang akan dikerjakan , dan lakukan semuanya hanya untuk Allah, demi tegaknya agama Allah, agama yang lurus, agama yang diridoi oleh Allah yaitu agama Islam, dimanapun kita berada dan kapanpun waktunya.

Jangan sampai sesama umat Islam saling bermusuhan , saling merasa benar sendiri , yang terbaik adalah hanya pribadinya dan golongannya. Boleh saja membentuk golongan apapun, dengan menjalani ketentuan yang telah ditentukan oleh organisasinya, dengan menggunakan nama apapun, namun agama tetap hanya satu yaitu Islam, dan tuntunan serta ajaran sebagai pedoman hidupnya harus mengacu kepada Al Qur'an dan Hadits. Janganlah menambahkan atau mengurangkan dengan pedoman yang sudah tertera dikedua kitab tersebut, hanya untuk keperluan pribadi dan golongan tertentu.

Apabila hal itu dilakukan maka sama saja akan menghancurkan agamanya sendiri, yang berarti mendzalimi dirinya sendiri. Sedangkan Allah sendiri tidak pernah  menzalimi manusia sedikitpun. Rasulullah saw pun selalu mendoakan umatnya setiap saat, setiap detik, agar umatnya dapat melaksanakan apa yang telah disampaikannya demi kesematannya dan kebahagiannya  masing-masing baik ketika berada di dunia maupun ketika berada di akhirat .

Semoga di momen Tahun Baru Hijriyah ini Allah membukakan hati kita semua yang selama ini telah tertutup, sehingga yang tadinya belum sadar diri menjadi sadar diri, yang tadinya belum beribadah menjadi beribadah, yang hatinya tadinya kotor, menjadi bersih, yang tadinya hatinya bengkok menjadi lurus, yang tadinya gelap menjadi terang, yang tadinya sakita menjadi sembuh, yang tadinya sempit menjadi lapang. Yang kesemuanya itu tentunya atas izin, barakah, rahmat dan ridonya Allah. Aaaamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar