Rabu, 12 Maret 2014

SALAH SATU KEMULIAAN NABI SAW


ORANG JAHILIYAH ADALAH ORANG YANG BODOH

Sesungguhnya orang-orang yang meramalkan adanya kesialan pada tahun, bulan, hari atau tempat adalah semata-mata menunjukkan kebodohan mereka sendiri, karena mereka memahami masalah agama hanya sedikit. Apa yang mereka lakukan seolah-olah  ilmunya paling tinggi, pengetahuannya paling luas, wawasannya paling baik, mereka lupa siapa yang memberikan semua itu kalau bukan Allah, dan sebenarnya apa yang telah mereka miliki itu adalah merupakan ujian juga dari Allah. Dan ternyata mereka meluapakan semua itu, dianggapnya Allah itu tidak ada. Sehingga berani memutuskan hal-hal tersebut seolah-olah apa yang sudah menjadi keputusannya itu sudah yang terbaik.

Oleh karena itu Rasuullah saw telah memberikan peringatan keras terhadap mereka dengan mencap bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan syirik. Peringatan itu ditunjukkannya dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oelh Abu Daud, Ibnu Hibban, Ibnu Majah dan Turmudzi dari sahabat Abdullah bin Mas’ud. Beliau bersabda , “ ath thiiratu syirku , ath thiiratu syirku , ath thiiratu syirku “ yang artinya, “ Meramalkan hal-hal burukitu perbuatan syirik, Meramalkan hal-hal burukitu perbuatan syirik , Meramalkan hal-hal burukitu perbuatan syirik “

Imam Ahmad dan Imam Thabrani meriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Arin dan Al Ash ra Nabi saw bersabda, “ Barangsiapa yang mengembalikan hajatnya pada sesuatu yang dibuat meramalkan hal-hal buruk, maka benar-benar dia telah berbuat syirik. Para sahabatnya bertanya : “ Lalu apa dendanya ? Nabi saw menjawab, “ Yaitu kamu harus berdo’a, “ Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikanMu dan tiada ramalan kecuali ramalanMu dan tiada Tuhan selain Engkau “

Tidak ada komentar:

Posting Komentar