Sabtu, 26 Agustus 2017

WAJAH DAN HATI

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.



Wahai saudaraku manusia itu terdiri dari lahir dan batin. Lahir adalah jasad dan batin adalah ruh.  Gambaran batin akan nampak pada wajah . 

Bila batinnya lagi resah, pikiran ruwet maka akan nampak wajahnya juga suram. Tapi bila hati gembira , maka fikiranpun terbuka sehingga wajah nampak ceria .  

Jadi apa yang tersirat atau tersimpul pada hati seseorang terhadap suatu masalah  baik atau buruk, susah atau senang dsb maka akan dapat dinilai dari tampak wajahnya .  

Gambaran hati seseorang baik atau buruk, bahagia atau sedih, susah atau senang maka akan nampak dalam wujud ucap, sikap dan prilakunya . 

Seperti air dalam ceret bila isi airnya bersih , maka yang keluarpun airnya akan bersih . Dan bila isi airnya kotor, maka yang keluar juga airnya kotor .   

Wahai saudaraku apa yang tersembunyi dalam sejumlah rahasia hati pasti akan nampak pada anggota lahirnya .  

Nabi saw bersabda , “ Alaa wa inna fil jasadi mudhghotan idzaa sholuhat sholuhal jasadu kulluhu , wa idzaa fasadat fasadal jasadu kulluhu alaa wahiyal qalbu “  

Yang artinya " Katakanlah bahwa sesungguhnya di dalam tubuh itu ada sekerat daging , bila ia baik , niscaya baiklah seluruh tubuhnya dan apabila ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh itu . Ketahuilah olehmu bahwa ia itu HATI ".  

Nabi saw bersabda , “ Lau khosa’a qolbu hadzaa lakhosa’at jawaarihuh “  

Yang artinya , “ Seandainya hati seorang hamba ini dapat khsyu’ atau mantap niscaya khusyu’ pula anggota tubuh “  

Nabi saw bersabda , “ Sesungguhnya kamu tidak dapat menguasai atau mempengaruhi manusia atau seseorang , dengan harta kekayaan , akan tetapi kamu akan dapat mempengaruhi mereka itu dengan bermuka manis , dengan budi bahasa yang baik  . HR Abu Ya’la . 

Wahai saudaraku kebaikan adab atau budi pekerti lahir itu menunjukkan adab hatinya . Untuk itu setiap hamba yang beriman mapa sikap dan prilakunya menunjukkan keimanannya . 

Allah swt berfirmkan yaitu , “ Idzaa dzukiralloohu wahdahusy ma a zat quluubul ladziina laa mu’minuuna bil aa khiroh , wa idzaa dzukirol ladziina min duunihi idzaa hum yastabsyiruun “  

Yang artinya , “  Dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. “  QS 39 : 45  

Wahai saudaraku lahir adalah cerminan batin . Jika antara lahir dan batin tidak sama, maka itu adalah sifat orang munafik.  

Pepatah mengatakan lain di mulut lain pula di hati . Itulah kedustaan yang asli.  

Semoga saja kita semua mampu menjadi manusia yang jujur. Antara hati, ucapan dan tindakan semuanya sama. 

Hati adalah sebagai sumber  daripada niat, mulut adalah ucapan yang terungkap dari gambaran hati, dan perbuatan sebagai pembuktian dari apa yang ada di hati, di ucapkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal perbuatan. Aaaaaamiin…..

Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  

Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar