Senin, 13 November 2017

TIDAK ADA DENGAN BERSEDEKAH MENJADI MISKIN

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku Allah swt beberikan rezeki kepada kita itu

tidak semuanya hak milik kita akan tetapi ada 2,5 % adalah hak orang lain.

Bila kita tidak mengeluarkannya maka kita telah memakan hak orang lain.

Akibatnya kita akan menjadi susah sendiri dalam menjalani kehidupan ini.

Bila anda merasa bahwa untuk diri sendiri saja masih susah

maka sama dengan tidak percaya kepada Sang pemeri rezeki .

Mengeluarkan Nafkah dan Rajin Sedekah Akan Diganti

Adapun dikatakan dalam hadits bahwa

orang yang rajin bersedekah atau berinfak

maka Allah akan memberi ganti padanya.

Berarti siapa yang beri nafkah pada keluarga, pada kerabat,

dan rajin pula mengeluarkan sedekah sunnah, maka

malaikat akan mendoakan supaya orang tersebut mendapatkan ganti.

 Hal ini serupa seperti yang disebutkan dalam ayat Al Qur’an,

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki
bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya
dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).”
Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka
Allah akan menggantinya dan 
Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya”
(QS. Saba’: 39).

Maksud ayat, siapa saja yang mengeluarkan nafkah dalam ketaatan pada Allah,
maka akan diberi ganti.

Dalam hadits qudsi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ

“Allah Tabaraka wa Ta’ala: Wahai anak Adam, berinfaklah, 
Allah akan mengganti infakmu.”
(HR. Bukhari no. 4684 dan Muslim no. 993)

Enggan Menunaikan Nafkah dan Enggan Sedekah

“Para ulama menyatakan bahwa infak yang dimaksud adalah

infak dalam ketaatan, infak untuk menunjukkan akhlak yang mulia,

infak pada keluarga, infak pada orang-orang yang lemah, serta lainnya.

Selama infak tersebut tidaklah berlebihan, alias boros.

Adapun enggan berinfak yaitu enggan mengeluarkan untuk nafkah dan semisal itu.”

Keutamaan orang yang memperhatikan nafkah pada keluarga dengan baik,

juga pujian bagi orang yang rajin sedekah.

Sedangkan yang enggan memberikan nafkah kepada keluarga

mendapatkan doa jelek dari malaikat, yaitu

didoakan kebangkrutan atau kehancuran.

Semoga kita bisa memperhatikan kewajiban dalam hal menunaikan nafkah
dan terus gemar sedekah.


Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar